Masih dalam suasa tahun baru, jagung merupakan salah satu tanaman populer yang mudah ditemukan di sekitar kita. Mengutip @kementerianpertanian, ternyata jagung juga mempunyai sejumlah fakta yang unik, antara lain:

Jagung Tidak Bisa Hidup Liar Tanpa Perawatan Manusia

Jagung seperti yag kita ketahui tidak ada di alam liar, karena jagung itu sendiri adalah penemuan murni manusia. Rumput liat yang dikenal sebagai Tiosinte yang berasal dari Meksiko Selatan ini, diyakini sebagai nenek moyang jagung. Selain itu, jagung merupakan salah satu tanaman yang paling penting ketika datang ke pembersihan udara.

Jagung Kaya dengan Lutein, Zeaxanthin, dan Fitokimia yang Dapat Meningkatkan Penglihatan

Jagung membantu memberi makanan bakteri baik dari usus, serta dapat menyehatkan pencernaan. Selain itu, jagung juga mengandung vitamin seperti vitamin B, C, dan mineral seperti zat besi, kalium, dan magnesium. Jagung juga merupakan sumber protein yang layak, dengan satu jagung berukuran sedang mengandung 3.3 protein sederhana.

Limbah Tanaman Jagung Bisa Bermanfaat Sebagai Pakan Ternak

Limbah jagung yang memiliki tonase yang besar adalah jerami. Jerami jagung atau brangkasan adalah bagian batang dan daun jagung yang telah mengering ketika pongkol jagung dipanen. Selain jerami, kulit buah jagung atau klobot jagung merupakan limbah yang berpotensi sebagai sumber pakan karena hasil jagung yang diambil untuk produksi pangan dan pakan adalah bijinya, sedangkan kulit luar buah jagung biasanya dibuang. Kulit jagung manis sangat potensial untuk dijadikan silase karena kadar gulanya cukup tinggi. (Hendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *