KARL BENZ

JENDELAPUSPITA – Karl Benz, 1869, berusia 25 tahun (Zenodot Verlagsges. mbH) Karl Benz lahir sebagai Karl Friedrich Michael Vaillant pada 25 November 1844 di Mühlburg, Karlsruhe. Setelah ayahnya meninggal saat ia berusia dua tahun, namanya diubah menjadi Karl Friedrich Benz untuk menghormati sang ayah.

Dibesarkan sederhana, ibunya memastikan Benz mendapat pendidikan terbaik. Ia masuk Lyceum Karlsruhe dan lulus dari Politeknik Karlsruhe di bidang teknik mesin pada usia 19 tahun, pada 9 Juli 1864. Setelah itu, ia menjalani pelatihan di berbagai perusahaan teknik di Karlsruhe, Mannheim, Pforzheim, dan Vienna.

KIPRAH DAN PERJUANGAN

Pada 1871, Karl Benz, bersama August Ritter, mendirikan Iron Foundry and Mechanical Workshop di Mannheim, namun awalnya perusahaan itu mengalami kesulitan. Setelah tunangannya, Bertha Ringer, membeli saham Ritter menggunakan harta warisan, perusahaan terselamatkan. Benz dan Bertha menikah pada 20 Juli 1872 dan memiliki lima anak: Eugen, Richard, Clara, Thilde, dan Ellen. Pada 1878, Benz mulai mengembangkan mesin dua tak berbahan bakar bensin, yang berhasil dibuat pada 31 Desember 1879 dan dipatenkan pada 28 Juni 1880. Ia juga mematenkan berbagai inovasi penting, seperti sistem pengatur kecepatan, pengapian, busi, karburator, kopling, persneling, dan radiator air.

PENCAPAIAN DAN JASA BESAR

Karl Benz adalah penemu mobil pertama di dunia, Benz Patent- Motorwagen (1885), yang menggunakan mesin pembakaran internal berbahan bakar bensin. Penemuan ini, yang dipatenkan pada 1886, menjadi tonggak revolusi transportasi modern. Bertha Benz, istrinya, memperkuat keberhasilan ini dengan perjalanan jarak jauh pertama menggunakan mobil tersebut pada 1888. Karl Benz juga mendirikan Benz & Cie, yang kemudian bergabung menjadi Mercedes- Benz, merek otomotif ikonik yang terus mewarisi inovasinya.

Ahmad Solihin Universitas Esa Unggul

Ditulis ulang oleh Ahmad Solihin, saat ini sedang menempuh pendidikan di jenjang perkuliahan di Universitas Esa Unggul. Penulis berdomisili di Kabupaten Tangerang. Saat ini masih belum mempunyai karya sama sekali, tetapi suatu saat akan punya.