JENDELAPUSPITAHalo, teman-teman! Apakah kalian pernah didekati anjing dan terkena air liurnya? Ternyata, air liur anjing itu termasuk najis dan harus dibersihkan, lho! Dalam agama Islam kita diajarkan untuk selalu hidup bersih. Allah sangat menyukai orang-orang yang menjaga kebersihan, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertobat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Salah satu hal yang perlu kita pahami adalah tentang najis. Najis artinya sesuatu yang kotor menurut syariat, dan bila terkena kita wajib membersihkannya. Salah satu jenis najis yang sering ditanyakan adalah air liur anjing.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Sucinya bejana salah seorang dari kalian apabila dijilat anjing adalah dengan cara membasuhnya tujuh kali, yang pertama dengan tanah.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjelaskan bahwa wadah minum yang terkena jilatan anjing harus dicuci tujuh kali, salah satunya dengan tanah. Hal ini menunjukkan bahwa air liur anjing dihukumi najis.

Namun, jangan sampai salah paham. Islam tidak pernah mengajarkan untuk menyakiti anjing. Sebaliknya, kita tetap diperintahkan untuk menyayangi semua makhluk Allah, termasuk hewan. Hanya saja, kita perlu menjaga kebersihan agar ibadah kita tetap suci.

Mengapa harus dicuci tujuh kali

Para ulama menjelaskan bahwa air liur anjing dapat membawa kuman berbahaya. Penelitian modern juga membuktikan bahwa mulut anjing mengandung bakteri berbahaya, seperti Capnocytophaga canimorsus, yang bisa membahayakan manusia bila masuk ke tubuh. Selain itu, juga dapat membawa cacing dan virus yang menular melalui air liur, air kencing, maupun tinjanya. Pada masa lalu, manusia belum mengetahui tentang bakteri, tetapi Rasulullah ﷺ sudah mengajarkan cara membersihkannya agar benar-benar suci sekaligus aman bagi kesehatan.

Kesimpulan:

  • Air liur anjing najis menurut Islam.
  • Jika terkena, wajib dicuci tujuh kali, salah satunya dengan tanah.
  • Ilmu modern membuktikan bahwa air liur ini berbahaya.
  • Kita tetap harus berbuat baik kepada anjing, namun menjaga kebersihan sesuai ajaran Rasulullah ﷺ.

Dengan begitu, kita bisa hidup bersih, sehat, dan tetap dicintai Allah SWT. Yuk, jaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar kita!

Ditulis oleh:

Mariza, seorang ibu rumah tangga asal Jakarta Timur.