Dr. SITANALA

JENDELAPUSPITA – Dr. J.B Sitanala dilahirkan pada 18 September 1889 di Kayeli, Pulau Buru. Dia merupakan keturunan keluarga besar Sitanala di Pulau Ambon. Sitanala menempuh pendidikan dasar di Ambonsche Burger School di Ambon dan pendidikan menengah di MULO pada 1904 dan melanjutkan pendidikan di STOVIA Medical School.

KIPRAH DAN PERJUANGAN

Pada 27 Juli 1932 Dr. Sitanala pergi ke semarang melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Lepra. Lalu Dr. Sitanara dan Dr. Kadijat kunjungan bersama ke Surabaya. Tujuan kunjungan kedua ahli kusta tersebut adalah untuk mengetahui penyebab mewabahnya penyakit kusta di Pulau Jawa. Saat itu, penyakit lepra atau penyakit kusta banyak terjadi di kalangan masyarakat kelas bawah. Beliau juga berdiskusi dengan Dr. Soetomo membahas upaya penanggulangan penyakit kusta di Jawa Timur.

Ia juga menerima penghargaan dari Universitas Internasional dalam bidang Kesehatan. Hal ini berkaitan dengan beberapa penelitian Sitanala mengenai penyakit kusta di Hindia Belanda. Pada tahun 1941 ia dipindahkan ke Surabaya dan terlibat dalam pendirian Persatuan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai anggota Panitia Lima.

PENDIRI RUMAH SAKIT KUSTA

Selama bertugas di Ambon pada tahun 1947, ia terus mengabdi sepanjang hidupnya. Rumah Sakit Kusta Dr. Sitanala didirikan pada tanggal 28 Juli 1951 oleh Kementerian Kesehatan RI dengan nama “Rumah Sakit Sewan” karena pada mulanya terletak di Desa Sewan. Rumah Sakit ini didirikan oleh Ibu Rami Hatta selaku Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia dan merupakan pindahan dari Leprosarium Lenteng Agung. Ia meninggal pada tanggal 30 Agustus 1958, dan diakui oleh pemerintah Indonesia sebagai “Pelopor Kemerdekaan” dan tokoh besar Nasional.

Beberapa orang penting dari seluruh dunia datang ke Rumah Sakit Kusta Dr. Sitanala. Salah satunya tamu istimewa adalah Putri Diana dari Kerajaan Inggris. Putri Diana mengunjungi Rumah Sakit Kusta Dr. Sintanala Pada tanggal 4 November 1989. Dia tidak malu mengobrol atau menggandeng tangan pasien.

Putri Intan Permatasari Zaenudin Universitas Esa Unggul

Ditulis ulang oleh Putri Intan Permatasari Zaenudin. Berkuliah di Universitas Esa Unggul Jakarta Prodi Psikologi dengan Berdomisili Tangerang. Menulis pertama kalinya dan di terbitkan oleh Jendela Puspita.