JENDELAPUSPITA – Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hai teman-teman, masih ingatkah kalian jenis makanan yang mengandung protein? Protein adalah nutrisi yang berperan besar dalam menyusun hampir semua sel tubuh, termasuk tulang, otot, paru-paru, rambut, hingga kulit.
Protein juga berfungsi memelihara atau memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Protein dapat berasal tumbuh-tumbuhan disebut protein nabati seperti tempe, tahu dan kacang-kacangan. Protein yang diperoleh dari daging-dagingan disebut protein hewani seperti daging ikan, daging hewan seperti daging sapi, daging ayam dan lain-lain.
Ada sebagian teman kita yang non muslim yang memakan daging babi. Babi merupakan hewan yang haram dikonsumsi bagi umat muslim. Lalu, apa alasan babi diciptakan namun diharamkan oleh Allah SWT?
Aturan halal atau haramnya sebuah makanan bagi muslim sebenarnya telah tercantum dalam Al-Qur’an, yakni segala sesuatu yang diharamkan oleh Allah SWT untuk hambanya pasti ada mudaratnya. Bahkan, mudaratnya itu bisa lebih besar dibandingkan manfaatnya, seperti hewan babi.
Jelas tercatat di beberapa surah dalam Al-Qur’an tentang larangan Allah SWT untuk mengonsumsi babi. Salah satunya tercantum pada surah Al-Maidah ayat 3 yang artinya:
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala,” (QS: Al-Maidah ayat 3).
Tak hanya dagingnya saja, namun semua bagian yang dihasilkan dari hewan tersebut diharamkan. Seperti kulit, minyak, tulang, darah dan lainnya.
Kesimpulan
Allah menciptakan babi meskipun diharamkan sebagai bentuk ujian keimanan bagi manusia untuk menguji kemampuan mereka dalam mematuhi larangan Allah. Babi juga bisa menjadi pelajaran moral tentang sifat-sifat buruk seperti rakus dan jorok, serta mengingatkan manusia untuk hidup lebih bersih.
Teman-teman, ada banyak pilihan makanan sumber protein lain seperti daging sapi, daging kambing, daging ayam kecuali babi. Karena sesungguhnya, Allah SWT lebih mengetahui apa yang terbaik bagi ciptaannya.
Ditulis oleh:
Yakub Kusnadi, seorang Guru asal Karawang, Jawa Barat.

