JENDELAPUSPITA – Halo teman-teman shalih dan shalihah! Pernahkah kalian melihat penyembelihan hewan kurban? Pasti banyak di antara kalian yang pernah menyaksikannya dengan rasa penasaran dan semangat, kan? Tapi, kalian tahu nggak, sebenarnya mengapa sih kita menyembelih hewan kurban saat Idul Adha? Yuk kita cari tahu bersama!
Kita melaksanakan kurban untuk meneladani kisah luar biasa antara Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail. Allah SWT pernah menguji keimanan Nabi Ibrahim dengan perintah untuk menyembelih putranya. Meskipun itu sangat berat, Nabi Ibrahim tetap patuh. Dan Nabi Ismail pun dengan sabar menerima perintah itu, karena mereka yakin bahwa apa pun yang Allah perintahkan pasti yang terbaik.
Kisah ini dijelaskan dalam Al-Qur’an, Surah As-Saffat ayat 102, yang menceritakan dialog penuh keteguhan hati antara ayah dan anak tersebut. MasyaAllah, betapa hebatnya keimanan mereka!
Rasulullah SAW juga bersabda bahwa tidak ada amalan di hari raya Idul Adha yang lebih dicintai Allah dibandingkan dengan mengalirkan darah hewan kurban.
Hewan kurban itu kelak akan datang di hari kiamat dengan tanduk, kuku, dan bulunya sebagai saksi kebaikan kita. Bahkan sebelum darahnya menyentuh tanah, pahala kurban sudah sampai kepada Allah. Subhanallah!
Itu sebabnya, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Tapi bukan hanya disembelih saja, lho! Di balik ibadah kurban, ada banyak sekali hikmah yang bisa kita pelajari:
- Meneladani ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
- Mendekatkan diri kepada Allah dengan mengorbankan sebagian harta kita.
- Melatih keikhlasan dan pengorbanan.
- Memperkuat rasa peduli dan solidaritas, karena daging kurban dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang-orang yang membutuhkan.
- Mengendalikan sifat buruk, seperti egois dan sombong, karena kita belajar berbagi dan tidak hanya memikirkan diri sendiri.
Jadi, ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang menanamkan nilai-nilai mulia: keikhlasan, pengorbanan, keteguhan hati, dan kepedulian sosial.
Yuk, teman-teman, belajar berkurban sejak dini! Semoga hati kita selalu lembut, ringan berbagi, dan mudah patuh pada perintah Allah SWT. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ditulis oleh:
SITI MACHMUDAH, S.Pd., M.Pd., Kepala SDN Sumolawang asal Mojokerto, Jawa Timur.

