JENDELAPUSPITA – Assalamu’alaikum. Hai, teman-teman Salih dan Saliha! Pernahkah kalian melihat langit yang luas, gunung yang tinggi, atau lautan yang biru, lalu bertanya-tanya, “Kalau semua ini ciptaan Allah, mengapa ya Allah menciptakan aku dan semua manusia?” Wah, itu pertanyaan yang sangat bagus! Yuk, kita pelajari bersama!
Ternyata, kita semua punya misi spesial, lho! Allah menciptakan kita dan semua manusia di dunia ini bukan tanpa alasan. Bayangkan seorang seniman melukis sebuah gambar yang sangat indah. Tentu ia ingin karyanya dinikmati, bukan? Nah, Allah, Sang Pencipta yang Maha Hebat, menciptakan kita dengan dua tugas utama yang sangat mulia.
Pertama, untuk beribadah kepada-Nya. Ibadah itu bukan hanya salat dan mengaji, lho. Ibadah adalah semua perbuatan baik yang kita lakukan karena cinta kepada Allah.
Ketika kamu jujur saat berbicara, membantu Ayah dan Bunda di rumah, atau berbagi bekal dengan teman, itu semua adalah bentuk ibadah. Dengan melakukan kebaikan, kita menunjukkan rasa syukur dan cinta kita kepada Allah.
Kedua, untuk menjadi khalifah di muka bumi. Apa itu khalifah? Khalifah artinya “pemimpin” atau “penjaga” yang diberi sebuah kepercayaan atau amanah yang sangat istimewa dari Allah. Nah, tugas kita adalah menjaga dan merawat bumi ini, beserta isinya, dengan penuh cinta dan tanggung jawab.
Menanam pohon, tidak membuang sampah sembarangan, dan menyayangi binatang adalah cara-cara kita menjalankan tugas sebagai khalifah. Allah percaya kita bisa membuat dunia ini menjadi tempat yang damai dan indah untuk semua makhluk-Nya.
Allah sendiri sudah menjelaskan tujuan utama kita ini di dalam Al-Qur’an, pada Surat Adz-Dhariyat ayat 56:
وَمَاخَلَقْتُالْجِنَّوَالْاِنْسَاِلَّالِيَعْبُدُوْنِ
Artinya: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.”
Jadi, ingat ya, teman-teman. Kehadiran kita di dunia ini sangatlah berarti. Kita punya misi hebat, yaitu menjadi hamba Allah yang taat dengan selalu berbuat baik, dan menjadi penjaga bumi yang bertanggung jawab. Semoga kita terus bersemangat menjalankan misi spesial dari Allah ini setiap hari. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Ditulis oleh:
Miftahul Jannah, seorang guru asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

