Dengan sajadah panjang yang terhampar

Kutengadahkan kedua bilah tangan

Kuhaturkan pada-Mu ya Rabb-ku

Bersama rangkai doa yang berbisik

Ya Rabb…

Kiranya Engkau sudi mendengarku

Mengabulkan segala doaku yang terpanjat

Sebab, tanpa izin-Mu apalah dayaku

Ya Rabb… Pencipta diriku

Tanpa-Mu tak akan pernah ada aku

Tanpa kasih-Mu tak akan ada bahagiaku

Sebab, setiap kenikmatan yang kureguk

Setiap lara duka yang luruh ke tanah

Semua hanya karena belas kasih-Mu

Ya Rabb pencipta alam semesta

Hanya pada-Mu-lah aku tunduk dan bersujud

Pada Kekuasaan besar yang tak tertandingi

Pencipta segala alam semesta beserta isi

Yang kelak menjadi pada mahsyar

Tempat penghakiman tanpa tabir terselimuti

 

Jikalau diri ini masih ada dan mulia

Semua karena tabir aibku yang tertutupi

Sebab, Engkau yang Maha Mengetahui

Betapa hina dina diri ini sejatinya

Pada malam pengampunan

Di sepuluh hari terakhir Ramadan-ku

Izinkanlah aku memohon setulus hati

Mengiba kasih dalam ratap dan peluh

Ampunilah aku, ya, Rabb-ku

Ampunilah segala dosaku, ya, Rabb-ku

Ampunilah segala khilafku, ya, Rabb-ku

Lindungi aku pada hari penghakiman

Dan izinkanlah aku bersua dengan-Mu

Di saat aku kembali fitri dan

butiran dosa telah luruh ke tanah

Sesungguhnya, Engkau Maha Pengampun

Ya… Rabb-ku Sang Pengabul segala doa

JENDELAPUSPITA – Puisi ini dituliskan oleh Dr. H. Muhammad Dimyati, M.M., seorang pengawas sekolah yang berdomisili di Kota Bekasi Utara.