JENDELAPUSPITAAdik-adik, siapa yang sering menguap kalau ngantuk? Hehe, pasti semuanya pernah ya! Tapi, tahu nggak sih? Dalam Islam, menguap itu ada adabnya, lho! Karena ternyata, menguap itu tidak disukai Allah SWT dan bisa jadi datang dari setan.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Menguap itu berasal dari setan. Oleh karena itu, apabila seorang di antara kalian menguap, maka tahanlah semampunya.” (HR Muslim).

Wah, berarti kalau kita menguap harus hati-hati ya! Jangan sampai mulut terbuka lebar, karena kalau tidak ditutup, setan bisa masuk! Selain itu, setan juga bisa tertawa kalau kita mengeluarkan suara waktu menguap. Duh, jangan sampai deh!

Nah, biar setan nggak senang, yuk pelajari adab menguap dalam Islam berikut ini:

1. Tahan Menguap, Apalagi Saat Salat.

Kalau lagi salat dan ingin menguap, coba tahan dulu ya. Rasulullah SAW menyuruh kita menahannya supaya setan nggak bisa masuk.

2. Jangan Mengeluarkan Suara.

Kadang waktu menguap kita bilang “Aaaah…” kan? Nah, itu jangan dilakukan ya! Karena kalau kita bersuara, setan bisa ikut tertawa. Ih, malu dong!

3. Jangan Mengeraskan Suara.

Ada sebagian orang yang sengaja mengeraskan suara dan mengeluarkan suara-suara tertentu saat menguap. Mungkin mereka bermaksud untuk bercanda atau untuk menarik perhatian. Islam menilainya sebagai adab yang buruk. Orang-orang yang mendengarnya mungkin akan tertawa, namun sesungguhnya setan pun ikut tertawa mendengarnya.

4. Tutup Mulut Saat Menguap.

Adab menguap dalam Islam lainnya adalah meletakkan tangan di mulut. Hal ini bertujuan agar mulut tidak terbuka. Sebab jika mulut terbuka, saat iu manusia terlihat buruk dan setan pun akan mentertawakannya.

5. Berhenti Sejenak Saat Baca Al-Qur’an.

Jika seseorang hendak menguap ketika membaca Al-Quran, maka ia harus berhenti dari bacaannya hingga selesai menguap. Setelah itu, ia dapat meneruskan bacaannya.

Jadi, mulai sekarang kalau menguap jangan sembarangan ya! Tahan semampunya, tutup mulut, dan jangan bersuara. Dengan begitu, kita bisa menjaga adab, menjauhi setan, dan membuat Allah SWT senang.

Ditulis oleh:

Nurmariana, seorang Guru di SMA 1 Tanjungpandan asal Kab. Belitung, Kep. Bangka Belitung