JEDELAPUSPITA – Peter Henlein atau Henle lahir di Nuremberg, Jerman pada tahun 1485, keluarga dari Henlein bekerja pada bidag pengrajin besi dan kuningan dengan ayahnya Bernama Peter Henlein I dan ibu nya Barbara Henlein seorang pandai besi, kakek dari Henlein adalah seorang pembuat senjata.
Henlein memiliki kakak laki-laki bernama Herman Henlein seorang pandai pemotong. Henlein telah menikahi tiga perempuan pada waktu berbeda. Dimasa muda Henlein mecoba untuk magang di tukang kunci tapi Henlein terlibat perkelahian dan menumbangkan salah satu tukang kunci lalu ia mendapat hukuman dari perbutannya yaitu pengasingan dari tahun 1504-1508 di biara, selama itu ia masih bisa bersentuhan dengan teknik dan alat baru untuk keahliannya.
KIPRAH DAN PERJUANGAN
Henlein terkenal sebagai pembuat jam kuningan hias dengan tenaga pegas yang langka dan mahal, ia terkenal setelah membuat arloji pertamanya yang bernama Watch 1505, sebuah pomander yang berlapis emas. Di tahun 1509 November, ia menjadi master di tukang kunci kota Nuembeg. Di mana itu dipakai di kalangan bangsawan sebagai penanda aksesoris modis seperti liontin atau yang melekat pada pakaian, dikenal dengan jam tangan pomander. Meski panjang jam tangan ini lebih dari tiga inci dan bahkan jam tangan ini tidak dapat dimasukkan ke dalam saku. Ia menjadi pemasok jam kecil yang mana jam itu diberikan kepada orang-orang penting sebagai hadiahnya.
Penghargaan sejarah pertama yang diterimanya pada tahun 1511 sebagai orang pertama di Jerman yang menyadari jam tangan dapat dikenakan di tubuh. Henlein menerima bayaran dari membuat jam tangan bisa mencapai 15 florin untuk sebuah jam tangan pomander emas.
Meski jam tangan nya sudah terkenal tetapi penemuan Henlein masih belum sempurna dengan ukuran jamnya yang terlalu besar untuk dimasukkan ke saku. Pada tahun 1547 ia meninggal saat usahanya ini naik daun dan dikenal dunia, kini ia dijuluki sebagai “Bapak Jam Modern”, pada tahun 1903 patung Henlein didedikasikan di depan sekolah pembuatan jam.

Ditulis ulang oleh Namira Izzatin Nisa, seorang mahasiswa semester 1 yang menempuh Pendidikan di Universitas Esa Unggul pada Program studi Ilmu Komunikasi, Dengan kombinasi fakta mendalam dan cerita manusiawi dari tokoh ilmiah serta tokoh idola. Selain aktif dalam hal akademik, juga aktif dalam komunikasi publik.

